Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga wadah bagi siswa untuk berinteraksi dan tumbuh bersama. Oleh karena itu, Pentingnya Komunikasi dalam membangun lingkungan sosial yang positif di sekolah tidak bisa diremehkan. Komunikasi yang efektif adalah kunci untuk menciptakan atmosfer saling menghormati, mengurangi kesalahpahaman, dan memperkuat hubungan antar individu, baik itu siswa, guru, maupun staf sekolah. Ketika setiap orang merasa didengarkan dan dihargai, lingkungan belajar akan menjadi lebih kondusif dan menyenangkan.
Pada 28 Oktober 2025, SMPN 35 Jakarta Pusat meluncurkan program pelatihan khusus yang bertajuk “Bicara Positif, Berinteraksi Sehat”. Program ini, yang berlangsung selama dua minggu, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Dibantu oleh seorang fasilitator dari Dinas Sosial Kota Jakarta Pusat, Bapak Rahmat, siswa diajarkan cara menyampaikan pendapat tanpa menyinggung, mendengarkan secara aktif, dan menyelesaikan konflik dengan cara damai. Salah satu sesi pada hari Jumat, 7 November 2025, berfokus pada teknik mediasi konflik. Sebanyak 10 perwakilan siswa dari setiap kelas berpartisipasi dalam simulasi mediasi, di mana mereka berlatih menjadi penengah saat ada perselisihan antar teman. Latihan ini membuktikan Pentingnya Komunikasi sebagai alat untuk mencegah eskalasi masalah.
Selain siswa, peran guru juga sangat krusial. Pada 24 November 2025, para guru di SMP tersebut mengikuti lokakarya serupa, yang berfokus pada Pentingnya Komunikasi dengan siswa. Lokakarya ini dipandu oleh seorang psikolog pendidikan, Ibu Siti Aminah. Beliau menjelaskan bahwa komunikasi yang terbuka antara guru dan siswa dapat membantu guru memahami kebutuhan akademik dan emosional siswa. “Ketika siswa merasa nyaman untuk berbicara dengan guru, mereka akan lebih mudah terbuka tentang kesulitan yang dihadapi, baik itu masalah belajar maupun masalah personal,” jelas Ibu Siti. Hal ini menunjukkan bahwa guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendengar dan pendukung.
Peran orang tua dalam mendukung komunikasi di sekolah juga tak kalah penting. Pada 14 Desember 2025, sekolah mengadakan pertemuan rutin dengan perwakilan orang tua, bekerja sama dengan aparat kepolisian dari Polsek Metro Tanah Abang untuk edukasi terkait bahaya miskomunikasi yang berujung pada perundungan. Pertemuan ini membuka dialog tentang cara menciptakan lingkungan rumah yang mendukung komunikasi. Bapak Kepala Sekolah, dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa membangun lingkungan sosial yang positif adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang solid antara sekolah, siswa, dan orang tua, setiap individu dapat merasa aman dan dihargai. Inilah mengapa Pentingnya Komunikasi harus menjadi fondasi utama dalam setiap aspek pendidikan.